Sejarah

Sejarah Yayasan Kalam Kudus Indonesia Cabang Jakarta

• Pada Bulan Maret 1970,

Bapak Pdt. DR. Peter Wongso (Pimpinan Gereja Kristen Kalam Kudus di Indonesia, waktu itu) dengan Bapak Rev. John Chung (Koordinator Sekolah Kristen Kalam Kudus Malang) mengajak Ibu Teripena Jonatan (Asisten Kepala SMA Kristen Ketapang) untuk mendirikan Sekolah Kristen Kalam Kudus di Jakarta dan untuk menjalankan visi dan misi Gereja Kristen Kalam Kudus, yaitu:

  • Mengabarkan Injil, membawa jiwa menerima keselamatan.
  • Berbakti kepada negara melalui jalur pendidikan.
  • Mempersiapkan generasi muda yang dilengkapi dengan ilmu yang tinggi, kepribadian yang positif, bertanggung jawab kepada Tuhan, keluarga, diri sendiri dan Negara.

• Pada bulan Agustus 1970,

Bapak Rev. John Chung dan Bapak Tan Joe Gie (Ketua Yayasan SKKK Malang) didampingi oleh Ibu Teripena Jonatan mengundang Ibu Evelyn S. Budiman (Kepala sekolah TK-SD Trisna yang akan tutup pada tahun ajaran 1971) dan Ibu Juniarti Sutedja (mantan guru SD yang berpengalaman) masing-masing sebagai Kepala TK dan Kepala SD pada SKKK di Jakarta yang akan datang.

• Pada bulan Oktober 1970,

Sebuah pabrik kulit yang terletak di jalan Tangkilio Timur no. 48-49 berhasil dibeli, dengan dibantu oleh beberapa penggerak dan simpatisan antara lain: Bapak Pdt. Andrew Gih (Pendiri Yayasan Penyiaran Injil dan Gereja Kristen Kalam Kudus), Bapak Yang Tze Yuk (Majelis Gereja Baptis Krekot). Pencarian dana dilaksanakan di bawah koordinasi oleh Bapak Fu Seng Tjhang (Majelis GKJMB sekarang menjadi GKY Mangga Besar). Pabrik kulit itu diubah menjadi sebuah gedung Sekolah Kristen Kalam Kudus Jakarta yang sederhana.

• Pada Bulan Januari 1971,

SKKKJ berdiri dengan dimulai dengan jenjang TK A dan B (4 – 5 tahun) dan SD Kelas 1 – 5. 
Susunan Badan Pengurus Perintis terdiri dari:

Ketua                  : Bapak Ho Ping Gie (Majelis GKJMB)

Wakil Ketua     : Bapak Rev. John Chung (Wakil Yayasan Kalam Kudus)

Sekretaris         : Ibu Teripena Jonatan

Bendahara        : Bapak Ev. William Hodaviah (Utusan Yayasan Kalam Kudus)

Anggota            : Ibu Ev. Lois Lokananta (penginjil GSRI)

Koordinator    : Ibu Teripena Jonatan

• Pada Bulan Januari 1971,

SKKKJ berdiri dengan dimulai dengan jenjang TK A dan B (4 – 5 tahun) dan SD Kelas 1 – 5. 
Susunan Badan Pengurus Perintis terdiri dari:

Ketua                  : Bapak Ho Ping Gie (Majelis GKJMB)

Wakil Ketua     : Bapak Rev. John Chung (Wakil Yayasan Kalam Kudus)

Sekretaris         : Ibu Teripena Jonatan

Bendahara        : Bapak Ev. William Hodaviah (Utusan Yayasan Kalam Kudus)

Anggota            : Ibu Ev. Lois Lokananta (penginjil GSRI)

Koordinator    : Ibu Teripena Jonatan

Tenaga Pendidik :

TK : Kepala Sekolah   : Ibu Evelyn S. Budiman

         Guru                         : Ibu Christine Natanael

SD : Kepala Sekolah    : Ibu Juniarti Sutedja

         Guru Kelas 1          : Ibu Erni Tjakra

         Guru kelas 2          : Ibu Theresia Sutrisna

         Guru kelas 3          : Ibu Jusniawati

         Guru kelas 4          : Ibu Meriaty Tirto

         Guru kelas 5          : Ibu Juniarti Sutedja

         Tata Usaha            : Ibu Nancy Wibowo

• Pada bulan Juli 1978,

Gedung SKKKJ yang sederhana itu mulai dibangun 3 lantai. Pembangunan gedung ini selesai pada bulan Juli 1982. Pada bulan Maret tahun 1985, Badan Pengurus melakukan pembelian sebidang tanah di perumahan Green Garden. Pada bulan Juli 1985, pembukaan TK-SDK Kalam Kudus II dengan jumlah murid TK = 33 orang dan murid SD = 9 orang.

• Pada bulan Oktober 1986,

Badan Pengurus melakukan pembelian sebidang tanah di kompleks perumahan Kosambi Baru blok D4 dan F6.

• Pada bulan Juli 1987,

Pembukaan TK-SDK Kalam Kudus III di Kosambi Baru dengan jumlah murid TK = 34 orang dan SD = 35 orang

• Pada bulan Desember 1997,

Badan Pengurus membeli sebidang tanah di Pangkalpinang (Provinsi Bangka Belitung).

• Pada bulan Agustus 1998,

Pembukaan SKKK keempat di Pangkal Pinang dengan jumlah murid mula-mula 18 orang. SKKK Pangkal Pinang mempunyai 2 program untuk jenjang TK dan SD yaitu Regular Christian Class (RCC) dan Global Christian Class (GCC).

• Pada bulan September 1998,

Pembukaan SKKK kelima di perumahan Alam Raya (Provinsi Banten) dengan menggunakan bangunan yang dipinjamkan oleh kantor pemasaran. Jumlah murid mula-mula sebanyak 17 orang. Pada bulan yang sama, Badan Pengurus juga melakukan pembelian sebidang tanah di perumahan Alam Raya.

Kita bersyukur kepada Tuhan Yesus karena Anugerah dan Kasih-Nya yang tak terbatas, Sekolah Kristen Kalam Kudus Jakarta sekarang telah berkembang dengan jumlah murid lebih dari 1700 orang dan jumlah guru dan karyawan lebih dari 170 orang.