Too Close: Kehadiran yang Menuntun di Titik Terjauh

JAKARTA, SKKKJAKARTA.sch.id – Sekolah Kristen Kalam Kudus Jakarta mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan renungan yang mengangkat tema “Too Close: Kehadiran yang Menuntun di Titik Terjauh” berdasarkan Mazmur 139:7-12. Renungan disampaikan oleh Darwin Zega, S.Th., yang mengajak seluruh guru dan tenaga kependidikan merenungkan makna kehadiran Allah yang tidak pernah dibatasi oleh ruang, waktu, maupun keadaan hidup manusia.

Di manakah tempat yang paling jauh dari Allah? Kapan seseorang merasa Tuhan begitu jauh dari hidupnya? dan dalam pribadi siapakah seseorang pernah merasa sulit melihat kehadiran Tuhan? Pertanyaan-pertanyaan tersebut membawa peserta memasuki perenungan bahwa tempat yang terasa paling jauh sering kali bukanlah suatu lokasi, melainkan hati manusia sendiri.

Melalui Mazmur 139, pemazmur menggambarkan ketegangan sekaligus kekaguman terhadap hadirat Allah. Allah digambarkan begitu dekat hingga pemazmur merasa “dikepung” oleh kemahatahuan-Nya. Kedekatan itu menghadirkan rasa aman, sekaligus mengingatkan bahwa tidak ada bagian kehidupan yang tersembunyi dari pandangan Tuhan.

Tidak ada ruang tanpa kehadiran Allah. Pemazmur menggunakan gambaran langit dan Syeol untuk menunjukkan bahwa Allah hadir di tempat yang tertinggi maupun di tempat yang paling dalam. Pesan ini menjadi penguatan bahwa tidak ada keberhasilan yang membuat manusia dapat hidup tanpa Tuhan, dan tidak ada penderitaan yang terlalu dalam sehingga kasih-Nya tidak sanggup menjangkaunya.

Kegelapan tidak pernah menjadi penghalang bagi Allah. Bagi Sang Pencipta, malam dan terang sama-sama berada dalam kuasa-Nya. Karena itu, ketika seseorang melewati masa-masa penuh ketidakpastian, Tuhan tetap bekerja dan hadir menuntun setiap langkah.

Tangan Tuhan yang “memegang” menggambarkan tangan yang menangkap dengan kuat maupun tangan seorang ayah yang menggenggam anaknya agar tidak terjatuh. Jangan takut karena Tuhan terlalu dekat. Justru kedekatan-Nya membuat setiap orang tetap berada dalam jangkauan tangan-Nya, bahkan ketika sedang berada pada titik kehidupan yang terasa paling jauh.

Renungan pembuka awal tahun pelajaran ini menjadi momen penyegaran iman bagi seluruh guru dan karyawan SKKK Jakarta. Dengan hati yang diteguhkan melalui firman Tuhan, seluruh keluarga besar sekolah diajak melangkah memasuki Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan keyakinan bahwa penyertaan Allah senantiasa hadir, memimpin setiap pelayanan pendidikan, serta menuntun setiap langkah dalam membentuk generasi yang hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

Sumber: disarikan dari renungan Darwin Zega

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *